Saturday, April 11, 2015

Museum Batik Pekalongan


Assalamualaikum ...

Kabupaten Pekalongan yang terletak di Jawa Tengah yang terkenal dengan berbagai macam ciri khasnya, wisata kuliner yang memanjakan lidah bagi para pengunjungnya serta memiliki warisan cagar budaya yang salah satunya adalah Museum Batik. Cagar Budaya sendiri memiliki kelayakan hukum yang menurut UU no. 11 tahun 2010, "Cagar budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya di darat dan/atau di air yang perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan atau kebudayaan melalui proses penetapan"

 

Pintu Masuk Museum Batik Source: Google

Museum Batik Pekalongan sendiri adalah museum batik yang beralamat di Jalan Jetayu No.1 Pekalongan, Jawa Tengah. Museum ini memiliki luas tanah dan bangunan 40 meter persegi dan memiliki 1149 koleksi batik, antara lain wayang beber dari kain batik yang berusia ratusan tahun dan alat tenun tradisional atau dikenal sebagai alat tenun bukan mesin. Museum Batik Pekalongan merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). 

Museum Batik ini sebelumnya adalah bekas kantor balai kota Pekalongan, pada masa penjajahan kolonial Belanda gedung tersebut merupakan kantor keuangan yang membawahi tujuh pabrik gula di karesidenan Pekalongan. Pada akhirnya pada tanggal 12 Juli 2006 museum ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono bersamaan dengan perayaan Hari Koperasi Nasional ke-59. Museum batik ini dijadikan pusat data dan informasi mengenai batik; sebagai pusat riset dan pengembangan ilmu desain batik, perpustakaan dan acuan dalam hal perbatikan; mengkoleksi batik klasik, batik lawasan dan batik kontemporer.

Salah Satu Koleksi. Source: Google

Canting dan Malam. Source : Google

Selama 4 tahunan tinggal dipekalongan tapi belum pernah n belum sempat mengunjungi museum batik ini, inginnya mengujunginya bareng buah hati dan memberikan pengetahuan tentang batik dan sejarahnya karena batik adalah warisan negara kita Indonesia seperti yang telah ditetapkan oleh UNESCO. Mungkin liburan sekolah harus disempatkan untuk melihat-lihat dan menjelajahi bangunan yang mempunyai 3 ruangan pameran yang bertema art decort ini.

Bagi pecinta batik, berkunjunglah secara rutin. Menurut info dari teman yang sudah berkunjung kesana, setiap empat bulan koleksi akan diganti. Mengingat keterbatasan ruang pamer, tidak semua koleksi ditampilkan sekaligus, tapi bergiliran. n kita tidak boleh membawa kamera untuk jeprat jepret koleksi disana. Seringkali pula diadakan workshop membatik dengan mengunakan canting dan malam.

Untuk tiketnya sendiri dewasa dikenakan biaya Rp.5.000 dan anak-anak Rp. 1.000 buka senin sampai minggu dari jam 8 pagi hingga jam 3 sore jikalau pas hari libur nasional tidak buka.

Dan buat para pencinta batik or para traveler yang sedang melewati jalur Pantura dan sebelum menempuh kembali perjalanan, sempatkanlah menyeberang jalan, dan mengabadikan foto di tugu-tugu aksara bermotif batik yang membentuk kata “BATIK” dan dilatar belakangi Museum Batik Pekalongan.
Huruf Batik Source: Google


Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Visit Jawa Tengah Periode 2.


 


 Source : 
http://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Batik_Pekalongan
http://asosiasimuseumindonesia.org/anggota/9-profil-museum/146-museum-batik-pekalongan.html



2 comments:

  1. Batiknya cantik-cantik sekaliiii :D

    ReplyDelete
  2. wah..cantiknya museum batik ini... jadi pengen kesini...tapi kudu ke Pekalongan dulu ya...hihiih

    ReplyDelete